Home » » Poin Penting Dalam Menjual Maupun Membeli Rumah

Poin Penting Dalam Menjual Maupun Membeli Rumah

Written By Eko Marwanto on Sunday, 1 April 2012 | 02:16

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat anda gunakan dalam menjual maupun membeli rumah, poin-poin ini termasuk penting menyangkut kepastian hukum, lokasi properti, hingga ekspektasi harga properti, silahkan simak tips berikut ini!.

1. Status Kepemilikan atas tanah dan bangunan apakah SHM (Sertifikat hak Milik), SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangun), AJB (Akte Jual Beli) atau C Desa (Girik). Jika anda pemilik rumah yang hendak menjual rumah tetapi sertifikat kepemilikan belum SHM, segera tingkatkan terlebih dahulu status rumah anda tersebut, karena ini sangat berpengaruh sekali terhadap harga jual properti anda. Dan jika anda adalah seorang pembeli maka pastikan terlebih dahulu apakah surat-surat yang ada tersebut bisa ditingkatkan menjadi SHM atau tidak. Dengan demikian anda tidak akan dirugikan.

2. Jika anda hendak membeli rumah atau tanah, ceklah terlebih dahulu apakah rumah atau tanah tersebut berada pada jalur hijau atau tidak, apabila rumah atau tanah berada pada jalur hijau, pastinya suatu saat nanti apabila anda hendak meng-agunkan tanah dan bangunan tersebut akan di tolak oleh pihak penyedia Kredit. 

3. Banyak yang mengatakan bahwa harga rumah atau tanah tidak akan turun, ini tidak sepenuhnya benar. Sebagai contoh salah satu penyebah nilai properti akan turun jika lingkungan tersebut sering terjadi banjir  Bukan hanya nilainya yang akan turun, calon pembelipun umumnya enggan untuk membeli rumah tersebut. Maksud dari banjir disini adalah bukan hanya rumah yang mau kita beli saja yang banjir, melainkan lingkungan disekitar rumah tersebut juga. Contoh lainnya rumah yang berada tidak jauh diwilayah TPA (Tempat pembuangan Akhir). Anda bisa bayangkan jika anda berada dilingkungan tersebut. Jadi jika anda hendak membeli rumah atau tanah, perhatikan situasi dan kondisi di lingkungannya juga.

4. IMB (Ijin Mendirikan Bangunan). Apakah rumah yang hendak anda beli tersebut sudah memiliki IMB?, atau anda sang pemilik rumah sudah memiliki IMB? jika belum dan rumah sudah terlanjur jadi, segera urus IMB rumah anda, karena survey saya dilapangan ternyata selisih harga jual rumah yang sudah memiliki IMB dengan rumah yang belum memiliki IMB bisa mencapai 30%.
5. PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Teman saya pernah mengeluh kepada saya ketika dia membeli sebuah rumah yang bisa dikatakan cukup murah, setelah waktunya tiba untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan, alangkah kagetnya ketika dia mendapatkan informasi bahwa rumah yang belum lama dibelinya tersebut memiliki tunggakan PBB (belum membayar PBB) selama 12 tahun. Ini sangat penting, sebelum terjadi transaksi jual beli, ceklah terlebih dahulu di kantor pajak apakah rumah yang ingin anda beli tersebut memiliki tunggakan kewajiban PBB atau tidak, jika iya, segera lunasi terlebih dahulu, dan jangan lupa untuk mengecek luas objek pajaknya, apakah sudah sesuai dengan yang tertera di SPPT atau tidak.

6. Libatkan aparat terkait dalam hal transaksi, seperti Notaris. Ini penting untuk anda sebagai Pembeli dan Penjual. 

advertisement


0 comments:

Post a Comment

Info Populer

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS