Home » » Mudah-Mudahan Gagasan KPR Tanpa Uang Muka Dapat Terwujud

Mudah-Mudahan Gagasan KPR Tanpa Uang Muka Dapat Terwujud

Written By kprbersubsidi on Sunday, 15 September 2013 | 08:27

Mulai 1 September 2013 sudah berlaku peraturan Loan To Value (LTV) untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yaitu untuk rumah pertama, kedua dan ketiga masing-masing sebesar 70%, 60% dan 50%.

Arti dari peraturan ini adalah untuk rumah pertama, pemberian kredit maksimal adalah 70% dari harga rumah. Artinya, nasabah harus menyiapkan uang muka atau Down Payment (DP) minimal 30%.

Untuk rumah kedua, uang muka yang perlu disiapkan lebih tinggi lagi, yaitu 40%. Karena kredit maksimal yang diberikan hanyalah 60% dari harga rumah.

Sementara untuk rumah ketiga dan seterusnya, bank hanya dapat memberikan kredit maksimal 50% dari harga rumah, sehingga nasabah perlu menyiapkan uang muka sebesar 50%. Peraturan ini berlaku baik untuk KPR maupun KPA.

Sementara itu Pemerintah juga terus menggenjot penyerapan kredit rumah subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Saat ini, realisasi FLPP baru mencapai 51,3% dari total 121.000 unit. Salah satu upaya terobosannya adalah kredit kepemilikan rumah (KPR) tanpa uang muka (DP).

Deputi Pembiayaan Perumahan Kementerian Perumahan Rakyat Sri Hartoyo mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan menyelenggarakan pameran perumahan KPR FLPP di 10 kota.

Sebagai catatan, selama ini uang muka KPR subsidi sebesar 10%, bila harga rumah Rp 88 juta atau Rp 95 juta, maka uang yang harus dikeluarkan nasabah rumah subsidi untuk uang muka Rp 8,8 juta hingga Rp 9,5 juta.

Sebenarnya aturan pemerintah dan persyaratan dari Bank Indonesia (BI) tidak sejalan, harus diberikan jalan keluar atau pengecualian khusus bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.
advertisement


0 comments:

Post a Comment

Info Populer

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS