Home » » Rencana Menyederhanakan Proses Sertifikasi Tanah Oleh Kemenpera

Rencana Menyederhanakan Proses Sertifikasi Tanah Oleh Kemenpera

Written By kprbersubsidi on Sunday, 15 September 2013 | 08:34

Pemerintah sedang berupaya untuk menyederhanakan sertifikat tanah untuk pembangunan rumah tapak. Dalam hal ini Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz telah menyurati Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Karena, pada saat ini yang ada itu sertifikasi peraturan BPN No 2 tahun 2013 itu dirasa sangat mengganggu. Kenapa? Karena proses KPR harus dilakukan terlebih dahulu PPJT (perjanjian pengikatan jual beli) melalui notaris, jadi ada biaya tambahan kepada MBR, ini menyebabkan terhambatnya realisasi KPR.

Untuk meningkatkan kinerja penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Kementerian Perumahan Rakyat (Kempera) berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terutama untuk menyederhanakan proses sertifikasi tanah.

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera, Sri Hartoyo mengatakan, permohonan kepada BPN telah diajukan yakni agar dapat dikecualikan penerapan ketentuan Pasal 17 ayat (4) Peraturan Kepala BPN RI Nomor 2 Tahun 2013 untuk tanah yang di atasnya dibangun rumah sederhana.
advertisement


0 comments:

Post a Comment

Info Populer

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS